RCCA Adam Bin Jaafar & Nurlaila Binti Roslee
Leaders: RCCA Adam Jaafar & Nurlaila Roslee
Background: Asisten Manajer & Pengusaha
Key Story Sections
Latar Belakang
Adam Jaafar dan Nurlaila Roslee memulai perjalanan mereka berdasarkan cinta, ketekunan, dan harapan. Adam, anak keempat dari delapan bersaudara asal Melaka, telah berkecimpung di industri perhotelan selama lebih dari 13 tahun, bekerja di berbagai hotel terkemuka, dan naik jabatan menjadi Asisten Manajer pada tahun 2010. Namun, di balik kesuksesannya, ia mendambakan lebih banyak waktu, kebebasan, dan makna dalam hidupnya.
Nurlaila, anak tertua dari 6 bersaudara dalam keluarga yang sangat religius, menghadapi tantangan besar di usia muda dan dipaksa keluar sekolah pada usia 17 tahun dan hampir dipaksa menikah dengan orang yang dijodohkan. Namun, keberanian ibunya memberinya kesempatan kedua. Kursus komputer menjadi titik tolak kebebasannya dan di sanalah ia bertemu Adam.
Dengan 5 anak kecil, Adam mulai menjelajah berbagai usaha sampingan dari kontraktor sampai kegiatan event organizer sebelum menemukan panggilan jiwanya, yaitu membantu usaha kecil dengan menghubungkan mereka dengan dukungan pemerintah, tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Sebaliknya, Nurlaila, meski tidak pernah mengikuti ujian SPM, terus berusaha memperbaiki diri sambil membesarkan anak-anaknya, membantu suami, dan menjalankan usaha kecil-kecilan.
Meskipun mereka menghadapi tantangan keuangan, Nurlaila tetap menjadi pilar kekuatan dalam keluarga, yang selalu percaya pada Adam dan impian mereka untuk masa depan yang lebih baik.
Titik Perubahan Bersama AULORA Dan BE
Perjalanan Adam berubah drastis ketika ia didiagnosis menderita masalah ginjal dan perlu menjalani perawatan homeopati. Dengan berbagai pantangan seperti tidak boleh mengkonsumsi tepung, buah, hidup menjadi semakin sulit. Selama periode ini, seorang teman Facebook berbagi tentang AULORA Pants with KODENSHI. Nurlaila dengan penuh harapan mencobanya pada Adam dan setelah memakainya, Adam merasakan perubahan yang signifikan.
Kehidupan mereka berubah ketika mereka diperkenalkan dengan BE. Melihat potensi tersebut, Nurlaila dan Adam pun tertarik untuk bergabung. Adam berpengalaman dalam mengelola dan memotivasi orang, sementara Nurlaila memiliki bakat alami dalam membangun hubungan dan memberikan dukungan.
Mengapa BE? Komunitas yang berkomitmen pada tujuan
BE bukan sekadar bisnis, tetapi juga perjalanan pertumbuhan yang dipandu oleh tujuan dan digerakkan oleh hati. Dengan pendiri yang memiliki banyak pengalaman, kami dipimpin oleh seseorang yang benar-benar memahami kesuksesan dan telah menjalani perjuangan bersama kami. Di bawah kepemimpinannya, kami tidak hanya tumbuh, tetapi juga berkembang.
Inovasi produk baru memicu gairah kami, tetapi budaya dan orang-orang di BE-lah yang membuatnya luar biasa. Di sini, nilai-nilai kebaikan dipraktekkan. Ini adalah ruang yang aman dan bebas untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi lagi. Rasanya seperti pulang ke rumah.
Di BE, kami belajar bahwa kerendahan hati adalah suatu kekuatan. Adam berpegang pada pepatah, "Kerja keras dengan tindakan berkelanjutan." Dia bekerja tanpa lelah untuk keluarganya, dan ketika diuji, dia tetap berpegang teguh pada mentornya karena di BE, tidak ada seorang pun yang ditinggalkan sendirian.
Nurlaila mengingatkan kita bahwa jalan menuju kesuksesan tidaklah mudah. "Untuk mencapai sesuatu yang besar, Anda harus membuat persiapan yang besar juga." Pertumbuhan menuntut pengorbanan, tetapi gambaran besarnya selalu sepadan.
Di BE, kami berbicara dengan ramah, saling mendukung, dan maju bersama. Karena kesuksesan di sini bukanlah usaha sendiri, melainkan perjalanan bersama, dibangun atas tujuan, dan didorong oleh cinta.