BE GPT • Additional Knowledge

RCCA DK Siti Nasrun Hidayati & Vikri Murdiansyah

RCCA DK Siti Nasrun Hidayati & Vikri Murdiansyah

Leaders: RCCA DK Siti Nasrun Hidayati Pg Hj Mohd Daud & Vikri Murdiansyah

Background: Wirausaha selama 10 tahun

Key Story Sections

Realita Kehidupan Berbisnis Secara Tradisional

Selama sepuluh tahun, DK Siti dan Vikri menjalani kehidupan sebagai wirausaha tradisional di Brunei. Mereka mengelola sebuah butik fesyen yang berfokus pada pakaian wanita dan tren terkini. Dari luar, mereka tampak seperti wirausaha yang sukses. Namun, kenyataannya, kehidupan mereka sekadar untuk terus bertahan.

"Kami berbisnis selama satu dekade, tetapi tidak memiliki sistem yang kuat. Ia hanyalah sebuah toko kecil," kenang DK Siti. Meskipun beliau memiliki pengalaman sebagai mantan manajer penjualan di industri manufaktur, beliau menyadari bahwa bisnis tradisional menuntut upaya terus-menerus hanya untuk tetap bertahan.

"Tabungan kami saat itu belum mampu membangun rumah sendiri atau membawa seluruh keluarga berlibur. Benar-benar hanya cukup untuk mempertahankan kelangsungan hidup."

COVID-19: Pemicu Perubahan

Ketika pandemi melanda, tantangan semakin berat. Operasional logistik terhenti, rantai pasok terputus, dan toko fisik terpaksa ditutup akibat pembatasan pergerakan. Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, seorang pelanggan yang terus memberikan saran memperkenalkan DK Siti pada strategi 1-3-9 BE International.

Awalnya, mereka tidak mencari peluang baru karena fokus utama adalah untuk menyelamatkan butik mereka. Namun, DK Siti mengambil keputusan untuk menghadiri satu sesi berbagi secara mandiri. Tanpa diduga, hanya dalam bulan pertama membagikan visi BE, beliau berhasil mencapai gelar Ambassador. Menjelang lockdown kedua, pendapatan mereka dari BE telah melampaui ekspektasi.

Kekuatan Sistem yang Dapat Dikembangkan

Titik balik terbesar terjadi ketika mereka menyadari potensi skala BE International yang jauh melampaui bisnis toko fisik mereka.

"Saya berkata kepada Vikri: bagaimana jika saya fokus sepenuhnya pada BE sementara kita menunggu bisnis tradisional kembali stabil?" kata DK Siti. "Namun, jaringan kami berkembang dengan sangat pesat. Dalam waktu satu tahun, pendapatan dan jaringan kami melonjak luar biasa. Model ini hampir tanpa modal, tetapi hasilnya melampaui segala yang kami bina selama sepuluh tahun."

Akhirnya, mereka mengambil keputusan berani dengan menunjuk seorang manajer untuk mengelola butik tersebut. Hal ini memungkinkan DK Siti memberi fokus 100% pada BE, sementara Vikri mengelola kepentingan bisnis lain. Kini, mereka tidak lagi bekerja di toko, melainkan memimpin jaringan global bersama-sama.

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Penjualan

Keberhasilan DK Siti dan Vikri sebagai RCCA dalam lima tahun dibangun di atas filosofi pendidikan dan pembentukan karakter. Mereka beralih dari mentalitas penjual menjadi mentalitas pemimpin, dengan fokus membina wirausaha lain dan anak muda.

"Visi kami adalah untuk membantu lebih banyak anak muda menyadari potensi diri mereka. Kami memiliki pemimpin dalam jaringan yang sebelumnya menganggur, kini berada di jalur menjadi RCCA, dan mampu memberikan kontribusi finansial kepada orang tua mereka setiap bulan," ungkap DK Siti dengan penuh bangga. "Ini adalah tentang mengajarkan mereka rasa tanggung jawab, disiplin, dan keberanian untuk memimpin orang lain."

Kehidupan yang Penuh Kepastian dan Rasa Syukur

Kini, gaya hidup yang sekadar bertahan hidup sudah menjadi masa lalu bagi DK Siti dan Vikri. Saat ini, mereka sedang membangun rumah impian mereka tanpa pinjaman bank. Kepastian finansial seperti ini adalah sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya selama sepuluh tahun bergelut di dunia ritel tradisional.

"Kami hidup dengan nilai-nilai BE. Kami percaya 100% pada visi para pendiri," ujar mereka. "BE berada pada level yang berbeda. Ia adalah peluang yang adil bagi siapa pun, selama bersedia mengikuti sistemnya."

Pesan untuk Generasi Selanjutnya

Bagi DK Siti dan Vikri, kesuksesan dimulai dari dalam diri sebelum terpancar ke luar.

"Jika ingin menjadi pribadi yang sukses, bangunlah terlebih dahulu karakter diri. Ketika karakter kuat, kesuksesan akan berdiri kokoh seperti pohon yang berakar kuat. Jadilah indah dari dalam ke luar, dan senantiasalah membawa hati yang penuh rasa syukur."