BE GPT • Additional Knowledge

RCCA To Siauw Jen (Julie)

RCCA To Siauw Jen (Julie)

Leaders: RCCA To Siauw Jen (Julie)

Background: Co-founder & Managing Director, Perusahaan Impor & Distribusi, Jakarta, Indonesia

Key Story Sections

Bangkit dari Kehilangan, Melangkah dengan Keteguhan

Jauh sebelum menjadi pemilik bisnis, kehidupan Julie telah ditempa oleh berbagai kesulitan. Sebagai anak kelima dari tujuh bersaudara, ia kehilangan ayahnya pada usia tujuh tahun akibat kebakaran hebat yang merenggut nyawa sang ayah sekaligus menghanguskan rumah keluarga mereka.

Sejak saat itu, bertahan hidup menuntut ketangguhan. Sepulang sekolah, Julie kecil berjualan kue dari pintu ke pintu untuk membantu keluarga. Ia juga memberikan les privat demi menutupi biaya pendidikan. Bahkan saat kuliah, ia tetap bekerja sambil belajar.

Berbekal Diploma Akuntansi, ia memulai karier sebagai staf akuntansi. Berkat dedikasi dan ketekunan, ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Direktur Operasional. Sekitar 15 tahun lalu, bersama enam rekannya, ia mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang impor dan distribusi mesin pertanian serta perkebunan di seluruh Indonesia. Dari awal yang sederhana, perusahaan tersebut berkembang secara bertahap.

Dukungan Sederhana, Awal yang Tak Terduga

Pada Februari 2021, Julie bergabung dengan BE International—bukan untuk membangun bisnis baru, melainkan untuk mendukung kakaknya, Fung-fung, yang ingin naik peringkat.

Saat itu, ia telah menjalankan perusahaannya sendiri dan tidak memiliki ketertarikan pada bisnis penjualan langsung. Namun ia menghargai ambisi sang kakak dan setuju untuk bergabung sebagai bentuk dukungan.

Produk pertama yang ia coba adalah AULORA Pants with KODENSHI®. Ia tidak memiliki masalah kesehatan yang serious, hanya sekadar penasaran. Namun setelah memakainya, ia merasakan peningkatan kualitas tidur yang signifikan. Sebelumnya, ia sering terbangun pukul 5 pagi dan sulit untuk tidur kembali.

Ketika Hasil Berbicara Lebih Keras dari Kata-Kata

Saat Julie membagikan pengalaman pribadinya kepada teman-teman, banyak yang tertarik untuk mencoba produk tersebut. Respons yang diterimanya cukup mengejutkan.

Dalam waktu dua minggu saja, Julie berhasil mencapai peringkat Ambassador dengan PGS (Personal Group Sales) tinggi.

Awalnya, ia merasa perannya telah selesai—ia telah membantu kakaknya. Namun ketika teman-teman mulai bertanya tentang peluang bisnis di balik produk tersebut, ia menyadari bahwa sesuatu yang lebih besar sedang terbentuk.

Setelah mempelajari sistem BE International dengan saksama, ia menemukan model bisnis yang berbeda dari bisnis konvensional. Dengan biaya pendaftaran sekitar Rp200.000, siapa pun dapat memulai usaha dengan potensi penghasilan yang signifikan.

Bertumbuh Melampaui Zona Nyaman

Julie menggambarkan dirinya sebagai pribadi yang cenderung introvert. Ia tidak terbiasa bertemu banyak orang, apalagi aktif di media sosial.

Termotivasi oleh teladan para pemimpin hebat BE, ia mulai membuat konten, melakukan siaran langsung, serta memberikan edukasi secara online.

Pandemi menambah tantangan tersendiri. Pelatihan, penjelasan produk, dan presentasi bisnis dilakukan sepenuhnya melalui Zoom, dengan keterbatasan pertemuan tatap muka. Ketika upline-nya kemudian mengundurkan diri, Julie kembali menghadapi ketidakpastian.

Namun, bimbingan hadir melalui RCCA Jet Tan dan RCCA Lee Siow Mei yang secara konsisten datang ke Indonesia untuk membimbing dan mendukung timnya. Dengan ketekunan dan semangat belajar yang berkelanjutan, Julie akhirnya meraih gelar RCCA.

Definisi Baru tentang Kepemimpinan

Dari seseorang yang dulu menghindari sorotan, kini ia dipercaya menjadi MC, pembicara produk, presenter peluang bisnis, serta trainer dalam Sistem Edukasi.

Kini ia dapat bertemu hingga 30 orang setiap minggu untuk membimbing dan mendukung timnya. Ia merasakan kepuasan mendalam saat menyaksikan pertumbuhan mereka—bukan hanya secara finansial, tetapi juga secara pribadi.

Hal yang paling ia hargai dari BE adalah bahwa setiap anggota tidak pernah dibiarkan berjalan sendiri. Sistemnya menekankan edukasi berkelanjutan, struktur pemasaran yang adil, serta budaya mentoring. Lebih dari sekadar menjual produk, BE membentuk karakter, kepemimpinan, dan pola pikir untuk melayani sesama.

Kesuksesan yang Diukur dari Dampak

Hari ini, Julie tetap bersyukur atas para mentor yang membimbingnya, meskipun mereka bukan upline langsungnya.

Bagi Julie, kesuksesan diukur dari dampak, pertumbuhan, dan seberapa banyak kehidupan yang dapat diangkat sepanjang perjalanan.

Ia hidup dengan keyakinan sederhana: "Walaupun kita dilahirkan dalam keluarga yang kurang mampu, kita harus berjuang untuk mengubah hidup kita. Jika orang lain bisa melakukannya, kita pasti juga bisa."

Melalui BE International, Julie telah membuktikan bahwa latar belakang tidak menentukan masa depan—tekadlah yang menentukannya.